Tuesday, June 19, 2007

Coincidence?

Kebetulan? ada dua hal yang bisa diceritakan dalam hal kebetulan, kebetulan yang menguntungkan dan kebetulan yang tidak menguntungkan. Sebelumnya kita buka kamus hyuuk...

Coincidence (n)
WordNet
1: an event that might have been arranged although it was really accidental [syn: {happenstance}].
2: the quality of occupying the same position or area in space; "he waited for the coincidence of the target and the cross hairs".
3: the temporal property of two things happening at the same time; "the interval determining the coincidence gate is adjustable" [syn: {concurrence}, {conjunction}, {co-occurrence}].

Oxford
The condition of coinciding; instance of this, happening by chance.

Serendipity (n)
WordNet
good luck in making unexpected and fortunate discoveries.

Oxford
Making fortunate and unexpected discoveries by chance.

Juni awal bulan, tabungan hampir mendekati limit dari yang aku tentukan. Seperti biasa klienku kalo tidak ditagih ya tidak bayar, eh tapi tidak semua loh. Setelah aku telpon beberapa klien, salah satunya menyanggupi untuk membayar sebelum tanggal 10 Juni. Hati sedikit tenang karena ada pemasukan untuk membayar tagihan telp. Iseng aku telp 111 (layanan informasi bagi pengguna Telokomsel) untuk mengecek tagihan bulan Juni. GUBRAAK!!! *jingkrak"* statusnya udah terbayar, trus timbul pertanyaan "Siapa yang bayar?". Sedikit deg"an aku bikin kesimpulan:
  1. Ortu bayarin? gag mungkin emangnya masih aku SMA?
  2. Adik bayarin gara" dapet arisan? gag mungkin deeh...
  3. Orang terburu-buru bayar telp trus salah masukin no telp? bisa jadi. Tapi apakah aku harus telp CS Telokomsel untuk menanyakan mengenai pembayaran tersebut? wah ntar ditagih ulang. Mending menunggu orang yang komplain salah bayar no telp aja.

Tanggal 13 Juni
Klien yang janji akan membayar telp mengatakan akan membayar hari senin depan. Perasaanku santai saja melihat tagihan telp sudah terbayar, apalagi biasanya tanggal 11 kalau belum membayar no-hp langsung diblokir (billing cycle setiap tanggal 10).

Tanggal 18 Juni
Klien menyanggupi membayar separuh dari kekurangannya. "Loh? janjinya dibayar penuh?" Aku telp dia. Jawabnya "Maaf mas, kita masih ada keperluan lain". Ya sutra lah... yang penting tagihan telpon udah lunas. Waktu aku mau jalan ke toko buku kebetulan bertemu dengan orang itu keluar dari salon dengan potongan dan warna rambut yang berbeda. *injek"* owalah... keperluan lain itu, reparasi rambut toh... *geleng" kepala sambil cuek*. Aku lanjutkan acara hunting buku.

Tanggal 19 Juni
Perasaan masih gag enak, ketika aku di daerah jalan galunggung aku menyempatkan diri mampir ke A Te Em mencoba membayar tagihan telpon. Biasanya kalo status sudah terbayar pasti ditolak. Aku masukin no hp-ku, dan ternyata dia masuk *LOH? macak ketipu teknologi*. Langsung aku telp CS Telokomsel:
CS: Selamat pagi, dengan *lupa* bisa kami bantu?
Aku: Anu... mba'... mau tanya kemaren saya cek tagihan telp saya lewat 111 statusnya sudah terbayar trus koq saya coba bayar lewat A Te Em koq bisa masuk? jadi saya bayar dobel dunk?

CS: Sebentar Pak, kami cek dulu, no hp-nya brapa Pak?
Aku: 081 XXX XXXX

CS: Iya Pak, ada pembayaran lewat A Te Em hari ini
Aku: Trus gag ada pembayaran sebelum itu? trus napa nada cek dari 111 menandakan kalau saya sudah melunasi tagihan itu? eh tapi yakin yach cuman ada pembayaran sekali lewat A Te Em? *dengan nada tidak percaya dengan teknologi*

CS: Iya Pak, cuman sekali dan mengenai nada tersebut kemungkinan kesalahan dari kami.
Aku: Bentar masih ada yang aneh... biasanya billing cycle tiap tanggal 10. Trus tanggal sekarang koq masih bisa dipakai?

CS: Billing cycle Bapak tercatat di sini setiap tanggal 20.
Aku: loh trus kenapa dua bulan lalu tanggal 11 udah diblokir? waktu saya tanyakan katanya billing cycle saya ngikut tanggal 10, trus sapa yang ganti? Ah sudahlah... saya sudah tau jawabannya, yang jelas baru hari ini saya bayar *pake nada kesel*

CS: Ada yang bisa kami bantu lagi?
Aku: GA'DA! kapan" aja!

CS: Terima kasih telah menghubungi blah... blah... *click*
Aku: LOH? AKU YANG TELP KOQ SITU YANG NUTUP DULUAN? GAG SOPAN! < ngomel di hp sendirian :))

Namanya kebetulan itu jelas gag ada. Eh kebetulan loh aku kemarin bisa membayar tagihan telp dengan menjual hp samsung X100-ku yang sudah kusam. Loh? kebetulan itu ada apa gag seeh? Satu hal yang pasti TELOKOMSEL tetaplah TELOKOMSEL!

Oh iya kalau "concidence" itukan hanya sebuah kebetulan, tapi masih tidak tentu itu menguntungkan atau tidak. Sedangkan "serendipity" itu lebih ke kebetulan yang menguntungkan *inged pilem serendipity*. Aku masih gag menemukan kata yang pas dan saling bertolak belakang. Silahkan bagi" info dunk *wink*

2 comments:

neng_biker said...

males buka kamus...

yang pasti :

suuukuuuurrrr.... :))

M Fahmi Aulia said...

hahahha...emangnya enak dicicil?? hihihihi...